Trader Peduli Indonesia Kota Metro Kembali Gelar Aksi Pasang Alat CCTV

84
0

METRO, CyberChannel.TV (CCTV) – Warga masyarakat Kota Metro yang tergabung di Trader Peduli Indonesia yang berada di Kota Metro khususnya, sangat perduli akan kebersihan lingkungan dengan dipasangnya Closed Circuit Television (CCTV) di tempat – tempat seringnya masyarakat membuang sampah yang tidak pada semestinya, Kamis (08/07/2021).

Dari pantauan awak media, persoalan sampah menumpuk di sejumlah titik perbatasan dan bahu jalan utama menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua yang cinta akan kebersihan lingkungan yang hingga kini belum juga teratasi, sehingga masyarakat yang tergabung di Trader Peduli Indonesia Kota Metro bergerak memasang CCTV disejumlah titik rawan buang sampah terutama di kawasan perbatasan antara Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah, seperti di kawasan jembatan yang menjadi batas antara Jl. Pattimura, Metro Utara dan Jl. Imam Bonjol Metro Pusat juga kerap dikotori warga tak bertanggungjawab yang membuang sampahnya sembarangan.

Ketua Umum Trader Peduli Indonesia (TPI), Dicky Kusuma Wardhana diruang kerjanya juga mengatakan, “Kami yang tergabung di TPI bersepakat untuk membantu Pemkot Metro khususnya menegakkan aturan sesuai Perwali No. 33 Tahun 2019 tentang hukuman bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan (Dengan cara memasang alat CCTV dengan tujuan untuk mencari tahu siapa saja yang biasa membuang sampah sembarangan), “jelas Dicky.

“Selanjutnya, kita akan mencari tahu orang itu dan kita akan datangi rumahnya serta kita tegur baik-baik secara kekeluargaan. Itu kita lakukan agar orang yang membuang sampah sembarangan di Kota Metro jera dan tidak diikuti oleh warga lainnya. Kalau orang tersebut masih membuang sampah disana kita akan ingatkan kembali agar tidak mengulangi perbuatannya. Dan jika masih dilakukan maka kita akan viralkan vidio-vidionya saat orang tersebut membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Kami juga berharap, cara tersebut dapat meminimalisir prilaku masyarakat tak bertanggungjawab yang membuang sampah sembarangan di Kota Metro. Sehingga, masih ada harapan bagi Kota Metro untuk mendapatkan kembali penghargaan Adipura.

“Jadi tujuan utama kami adalah Kota Metro yang bersih terutama di perbatasannya yang merupakan wajah Kota. Seingat saya dulu hampir setiap tahun Metro ini dapat Adipura, tapi sekarang kita sudah lama sekali tidak mendengar Metro ini mendapatkan Adipura. Harapan kita bersama Kota ini menjadi kota yang bersih, rapih dan tidak ada warganya yang seenaknya membuang sampah sembarangan,” harapnya.

Ditempat berbeda, tim teknis TPI Kota Metro, Awik juga mengungkapkan, bahwa CCTV yang digunakan untuk merekam pelaku pembuang sampah sembarangan menggunakan tenaga Surya yang langsung terkoneksi dengan jaringan internet di sekertariat TPI Metro.

“Hari ini kita pasang CCTV di tiga titik, pertama di perbatasan Metro dan Punggur, kedua di kawasan jembatan sebelah TMII, dan yang ketiga di Jl. Veteran, perbatasan antara Metro sama Bedeng 20. Jadi CCTV kita juga menggunakan tenaga surya dan langsung terkoneksi ke internet jaringan kita yang ada di Kantor. Jadi kita nanti bisa live siapa saja yang lewat dan membuang sampah disana,” ungkapnya.

Sementara itu warga berharap pemasangan CCTV oleh komunitas dapat bermanfaat dan mampu memberikan efek jera bagi warga yang terekam membuang sampahnya sembarangan.

“Kami sangat apresiasi trobosan ini, karena tidak bisa juga kalo hanya menunggu pemerintah saja untuk bersihkan pasti cara-cara lama yang di pakai dan itu tidak efektif. Karena daripada spanduk sumpah serapah yang dipasang, tetap saja orang buang sampah disana lebih baik CCTV agar orang-orang lebih berfikir lagi untuk membuang sembarangan di Kota Metro,” ucap salah satu seorang warga di Jalan Pattimura. (rls/desi).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.